Blogger Lampung Barat

Archive for the ‘Blogging’ Category

dot-id-expired-pandi Setelah membaca cerita Masim “Vavai” Sugianto mengenai domain kantornya yang berekstensi .co.id karena masa berlakunya habis (expired). Secara iseng, saya lakukan pencarian pada google untuk mengetahui berapa jumlah domain .id yang expired dengan mengedit kata kunci dari link yang diberikan Vavai.

Ketika mengawali pencarian, diperkirakan setidaknya ada 9.800 domain .id yang telah expired, senasib dengan domain yang dimiliki kantor Vavai, menampilkan pesan dari PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia)  menganai masa berlakunya yang habis. Namun beberapa menit kemudian jumlah ini melonjak, terakhir Google memberikan sebanyak 11.000 hasil pencarian. Jadi, masih ada kemungkinan jumlah ini terus bertambah.

dot-id-expired

Dari jumlah tersebut sebagian besar adalah domain berekstensi .co.id, Google memberikan 10.600 hasil pencarian, diikuti domain berekstensi .net.id sejumlah 46 hasil pencarian, dan ekstensi lainnya nihil. Jika dijumlahkan tidak sesuai, itulah kenyataan berdasarkan hasil pencarian melalui Google. Dan semua ini tentu saja bukan jumlah sebenarnya domain-domain dot id yang dinyatakan expired oleh PANDI, hanya sekedar gambaran betapa banyaknya domain-domain yang bernasib sama. Saya tidak mengetahui data terakhir jumlah domain .id di Indonesia, jadi tidak bisa memberikan gambaran berapa prosentase jumlah domain-domain yang expired ini.

Mengingat domain digunakan sebagai pintu gerbang untuk mengakses website, maka saya memperkirakan ada ribuan website yang tidak dapat diakses secara normal.  Dengan melihat nama-nama domain yang tampil dalam hasil pencarian, banyak nama-nama besar di sana. Misalnya saja mediaindo.co.id, siemens.co.id, sinarharapan.co.id, satelindo.co.id, kcm.co.id, pcmedia.co.id, atau satelindo.co.id.

Sebagian tidak saya ketahui keadaan websitenya sebelum domainnya expired ini, tapi melihat nama-nama domain yang digunakan yang menggambarkan perusahaan yang ada di belakangnya, kemungkinan besar bukan besarnya biaya perpanjangan yang menjadi sumber masalah, tetapi permasalahan lain seperti yang menimpa domain kantor Vavai. Bisa jadi malah sebaliknya, karena biaya tersebut bagi mereka sangat kecil :), menjadikan hal ini bukan sesuatu yang harus diperhatikan secara baik.

Tentu masih banyak sebab-sebab lainnyam, termasuk yang terkait pihak-pihak di luar perusahaan sebagai pemilik nama domain: perusahaan penyedia hosting, ISP, pembangun/pengelola website, dan lainnya. Semoga dapat menjadi pelajaran buat semua pihak, agar ke depannya tidak terjadi lagi website-website yang di-deface oleh PANDI atau pengelola .id berikutnya.

Sumber : http://maseko.com/2007/11/14/ribuan-website-tidak-dapat-diakses-normal-karena-domain-id-expired/

Setidaknya ini yang terjadi pada blog saya. Saya menyediakan sitemap dalam format XML dengan maksud agar mesin pencari, terutama Google,  sudah mempunyai panduan apa-apa yang perlu diindeks dari blog ini.  Tapi, ketika saya mencari dalam blog saya mengenai website yang menyediakan layanan memberikan screenshot website yang saya lakukan beberapa hari yang lalu, saya mengetahui bahwa halaman tersebut tidak ada dalam hasil pencarian. Saya mengetahuinya melalui halaman lain yang menampilkan judul halaman yang saya cari. Itu mengapa saya katakan penyediaan Sitemap tidak menjamin semua halaman yang URL-nya masuk dalam Sitemap tersebut akan terindeks oleh Google.

Saya pun mengetahui bahwa banyak sebab yang menyebabkan itu terjadi. Misalnya saja ketika mulai mengindeks, waktu yang dialokasikan robot pengindeks Google habis (time out), atau ketika mengunjungi halaman tertentu, server web dimana kita hosting sedang down, dan sebab-sebab lainnya. Saat ini, saya menggunakan plugin Google (XML) Sitemaps Generator for WordPress untuk menghasilkan sitemap yang saat ini tidak hanya ditujukan untuk Google, tapi juga mesin pencari lain yang mengadopsinya seperti Yahoo, MSN, dan Ask.com.

Untuk memandu agar robot Google merasa perlu untuk kembali “berkunjung” ke halaman-halaman sebelumnya, dapat dilakukan dengan membuat link ke halaman tersebut dari halaman lain yang mempunyai prioritas pengindeksan lebih tinggi, misalnya dalam halaman berisi entry baru. Masalah saya pun terselesaikan dengan membuat tautan ke halaman yang sebelumnya tidak terindeks, sehari berikutnya saya cek, halaman tersebut masuk dalam hasil pencarian.

Mencari halaman-halaman mana yang belum terindeks, kemudian diselesaikan dengan cara di atas, bagi saya akan sangat merepotkan. Membuat link ke halaman-halaman yang terkait dengan apa yang saat ini saya tulis, juga dapat membantu agar Google pun mengunjungi halaman lain tersebut, yang mungkin saja halaman lama yang belum terindeks oleh Google. Itu makanya saya mencari plugin WordPress untuk menampilkan tulisan terkait dari apa yang saya tulis. Sepertinya ada beberapa pilihan, tetapi ketika menemukan plugin Yet Another Related Posts Plugin (YARPP), saya sudah merasa cukup dulu. Setidaknya dapat diterapkan pada blog ini yang belum menerapkan penggunaan tag dan dapat diaplikasikan pada semua tulisan termasuk tulisan-tulisan lama. Penggunaan related posts ini juga  saya gunakan sebagai salah satu upaya meningkatkan page views seperti pernah saya baca dari tulisan Budi Putra, disamping membuat internal link ke tulisan lain jika memang ada tulisan sebelumnya yang memang terkait.

Tulisan ini saya mulai ketika saya mendapati sapaan pengunjung melalui widget Digsby pada halaman ini, tetapi meskipun status saya online, sebenarnya saya sedang berada di ruangan lain. Mohon maaf kepada Anda yang mengirim pesan tersebut, tidak ada maksud untuk mengabaikan Anda. Semoga yang saya tulis saat ini, sempat Anda baca dan dapat menjawab pertanyaan Anda tersebut.

Sumber: http://www.maseko.com/Penyediaan Sitemap Tidak Menjamin Halaman Terindeks Google _ maseko’s weblog.htm

Anda baru saja membuat website atau blog baru dengan domain yang baru anda beli atau menggunakan alamat dari penyedia website atau blog gratisan seperti WordPress.com atau Blogger. Beberapa halaman atau postingan pun telah Anda buat pada website tersebut. Memasukkan URL Anda ke Google dan search engine lainnya merupakan langkah selanjutnya yang Anda lakukan, begitu juga dengan menitipkan URL website atau blog untuk dicantumkan di blog teman dan tidak lupa mencantumkan URL tersebut di mana ada kesempatan.

Hari berikutnya, Anda mungkin sudah mulai mengecek, apakah website atau blog baru tersebut sudah mulai terindeks oleh Google. Karena Anda hanya ingin mengetahui apakah sudah terindeks atau belum, Anda mungkin masih belum menggunakan kata kunci atau keyword tertentu. Anda masukkan alamat web atau blog langsung pada kotak pencarian Google atau menggunakan operator pencarian site:blogbarusaya.wordpress.com misalnya.

Mungkin saja, Anda sudah dapat langsung mendapati bahwa beberapa halaman web atau blog yang Anda buat sudah ada dalam hasil pencarian Google. Bersyukurlah, karena dengan masuknya dalam indeks Google, ada kemungkinan pengunjung yang masuk melalui hasil pencarian. Jika belum terindeks Google, kemungkinan Anda akan mendapati halaman seperti ini:

Besoknya, Anda pun mencoba melakukannya lagi dan mendapati hal yang sama.

Jika kegiatan sekedar mengecek apakah sudah terindek atau belum cukup merepotkan Anda dan juga membuat Anda kecewa beberapa kali, mungkin tips singkat saya ini ada gunanya. Tapi saya sendiri pun belum mencobanya. Ini tiba-tiba saja terpikir oleh saya ketika tadi melihat-lihat Google Alerts, dan sepertinya dapat digunakan untuk keperluan ini.

Setelah masuk Google Alerts, buatlah Google Alert baru seperti pada gambar di samping. Pada search terms isikan site:blogbarusaya.wordpress.com, dan tentu saja ini perlu disesuaikan dengan alamat website atau blog baru Anda. Kemudian pada Type, pilih Web. Untuk pilihan How often, ambil as-it-happens, yang maksudnya informasi berupa email cukup dikirimkan ke alamat email yang Anda masukan ketika sudah ada hasil pencarian yang didapatkan. Dengan kata lain, website atau blog Anda sudah terindeks oleh Google. Jadi, Anda tidak perlu mengecek setiap hari hanya untuk mengetahui keadaan ini, cukup tunggu email dari Google datang.

Kemungkinan tips ini tidak ada gunanya ya, karena jika hanya menyangkut mulai terindeks, Google sepertinya sangat cepat. Tapi itulah yang terpikir pertama kali, kegunaan Google Alerts. Mungkin Anda mempunyai ide lain yang lebih berguna untuk memanfaatkan Google Alerts?

Sumber :http://www.maseko.com/Mengetahui Kapan Website Mulai Terindeks Google _ maseko’s weblog.htm

Membuat blog sangatlah gampang, hampir sama seperti menulis sebuah email bedanya cuma pada pembacanya. Jika email ditulis untuk dibaca orang tertentu maka tulisan di blog ditujukan bagi siapa saja. Jadi sangatlah mudah untuk membuat blog. karena saat ini sudah banyak tools yang tersedia untuk memudahkan aktifitas ngebloging. Justru bagian yang tersulit adalah bagaimana mengupdatenya serta mempertahankan originalitas tulisan-tulisan sehingga membuat pengunjung tetap mengunjungi blog kita. Di sisi pencarian mesin pencari blog pun dianakemaskan karena saat ini sudah banyak situs-situs yang menyediakan wadah bagi blog-blog untuk mempublikasikan artikel-artikelnya. Sehingga membantu publikasi serta memungkinkan kenaikan pagerank dari blog tersebut. Pertanyaan pun muncul seiring bertambahnya jumlah blog yang sejalan dengan banyaknya artikel-artikel yang terpublish online :

“Apakah ngebloging tidak memiliki efek samping ? Apa efek positif dari kegiatan ngebloging?”

Ternyata jawabannya cukup positif, mengingat aktifitas ngeblog memiliki efek positif untuk perkembangan otak sang blogger. Misalnya bahwa ngebloging membantu perkembangan analisis pikiran dan menumbuhkan sifat kritis pada diri blogger. Dan yang paling utama dari semua keuntungan ngebloging adalah bahwa blog membantu munculnya ide-ide segar dan kaya akan variasi yang membantu perkembangan dan sifat kritis bagi para blogger. Komunitas yang merupakan syarat utama dari keberhasilan sebuah blog juga telah membuktikan bahwa ngebloging bisa menambah teman-teman baru bagi sang blogger. Interaksi antar blogger dan komunitas membawa dampak yang positif terutama bagi mereka yang sulit untuk bergaul di dunia nyata.

Informasi yang didapat dari sebuah blog juga tak jarang sangat unik yang sulit didapatkan dari website lain dan pengunjung bebas untuk mengomentari isi dari sebuah blog. Hal ini dapat menimbulkan sifat kritis bagi pengunjung blog tersebut. Jadi dapat dikatakan bahwa blog tak hanya membawa dampak positif bagi sang blogger namun juga bagi pengunjung blog dan komunitasnya. Asal kita dapat memilih-memilih blog mana saja yang memang pantas untuk kita kunjungi.

Ciri lain dari sebuah blog adalah terdapatnya banyak link yang memberi arah bagi para pengunjung sehingga dapat menambah referensi akan alamat yang dituju. Jika ingin menulis sebuah blog, maka kita perlu memperhatikan beberapa hal yang sebaiknya dihindari dalam ngebloging, beberapa hal ini terkadang banyak diabaikan :

  1. Menulis hanya tentang diri sendiri tanpa memikirkan apa yang dibutuhkan oleh pengunjung. Keegoisan yang ditampilkan juga terlihat dari tidak dihiraukannya komentar para pengunjung blog. Dalam hal ini sang blogger hanya mau menulis sesuatu tentang dirinya pribadi tanpa mau menerima komentar dan masukkan dari pengunjung. Daripada ngebloging dengan cara ini mending sekalian aja blognya dipassword yang hanya bisa diakses sendiri. )
  2. Menulis seolah-olah sangat AHLI untuk membangun kredibilitas pribadi, padahal sebenarnya tidak mengetahui apa-apa. Tulislah sesuatu sesuai dengan apa yang dipahami, toh nantinya akan ada masukan dari para pengunjung yang bisa menambah pengetahuan. Namun alangkah lebih baik jika sebelum menulis tentang sesuatu, carilah dan pelajari dahulu referensi yang mendukung tulisan yang dipublikasikan.
  3. Ngeblog tanpa kategori yang jelas membuat pengunjung bingung akan tujuan dari blog yang sedang dikunjunginya. Tulisan yang tidak memiliki topik yang jelas juga dapat membuat pembaca bingung untuk menangkap apa yang sebenarnya yang ingin kita sampaikan. Jadi sebelum ngebloging tanyakanlah dan jawab pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri sendiri: Apa pesan yang ingin disampaikan dari tulisan yang dibuat? Apa fokus dari tulisan tersebut? dan Apakah pengunjung akan memperoleh sesuatu setelah mebaca tulisan tersebut.
  4. Blog ga mencerminkan kepribadian dan bisnis anda. Jika blog yang akan dibuat merupakan sarana bisnis maka buatlah blog yang mencerminkan kepribadian dan bisnis anda. Blog yang dibuat haruslah merupakan bagian dari bisnis yang ditawarkan, buatlah pengunjung blog merasa seperti sedang berbisnis dengan anda ketika mereka mengunjungi blog anda. Jadi blog yang dibuat haruslah mencerminkan image bisnis yang anda.
  5. Ga mau buang-buang waktu mengunjungi blog-blog lain. Hal ini cukup fatal bagi seorang blogger, sangatlah penting menjalin persahabatan dengan blogger lain. Janganlah kita hanya berharap dikunjungi namun malas mengunjungi, toh blogger lain juga memiliki keinginan yang sama dengan kita yakni memiliki pengunjung yang membaca apa yang ditampilkan. Berkunjung ke blog-blog lain juga berguna untuk mengetahui topik apa yang lagi hangat dibicarakan, sehingga kita dapat mengangkat topik tersebut pada blog kita tentunya dengan isi dan gaya sendiri. Asal jangan copy paste artikel dari blog lain aja hehehhe.
  6. Ngeblog dengan hanya mementingkan iklan ataupun promosi produk anda akan menjadikan pengunjung menjadi bosan dan malas mengunjungi kembali. Promosi boleh-boleh saja, tapi sesekali cobalah tulis sesuatu yang tidak bertujuan mempromosikan produk anda. Cari topik lain yang berkaitan untuk didiskusikan.
  7. Ngeblog lalu dibiarkan. Kunjungi selalu blog yang anda buat dan usahakan selalu terupdate.

Jadi tunggu apalagi ayo mulai ngebloging, bagi yang udah sih jangan lupa sharing link ya hehehehe.

Bahan :http://www.zalukhu.com/blogging/sisi-lain-ngeblogging